LAMANINDO.COM, BATAUGA – Kunjungan kerja (Kunker) Sekretaris Daerah (Sekda) Buton Selatan, La Ode Harwanto, di Kecamatan Siompu Barat, Senin (16/2/2026), menuntaskan tiga agenda strategis sekaligus, yakni peresmian Posyandu, peninjauan lokasi hibah pembangunan Puskesmas, serta pengecekan rencana pembangunan Kuba Masjid. kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan dasar dan percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
Persemian posyandu di Desa Mbanua menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Buton Selatan untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Setelah meresmikan gedung posyandu, Sekda La Ode Harwantu melanjutkan kunjungannya, meninjau lokasi lahan yang akan dihibahkan masyarakat kepada Pemkab Buton Selatan. Lahan tersebut dihibahkan masyarakat untuk pembangunan Puskesmas baru di Kecamatan Siompu Barat.
Jenderal ASN Buton Selatan itu juga bertemu dan berdialog langsung dengan pemilik lahan. Pada kesempatan itu, Harwanto meminta jajarannya untuk mempercepat proses administrasi hibah. Langkah ini diharapkan menjadi dasar percepatan pembangunan puskesmas yang ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027 mendatang.
Dalam keterangannya, Sekda menjelaskan, dirinya hari di Kecamatan Siompu Barat mewakili Bupati Buton Selatan yang sedang memenuhi undangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bersama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Kunjungan ini untuk melihat langsung lokasi rencana pembangunan Kuba Masjid dan Puskesmas di Siompu Barat. Pembangunan Puskesmas menjadi kebutuhan mendesak karena luas wilayah Siompu Barat saat ini hanya dilayani satu Puskesmas,” kata Harwanto.
Ia menegaskan, pembangunan Puskesmas di Siompu Barat direncanakan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah pada 2027. Hal tersebut dinilai penting untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada pemilik lahan yang telah menghibahkan tanah seluas kurang lebih satu hektare untuk pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya, hibah lahan ini sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata masyarakat terhadap peningkatan pelayanan publik.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah kecamatan dan masyarakat pemilik lahan atas niat mulia menghibahkan tanahnya demi pembangunan Puskesmas,” ucapnya.
Lebih lanjut, Harwanto berharap dukungan seluruh masyarakat agar proses administrasi hibah dapat segera dituntaskan, termasuk penerbitan sertifikat sebagai syarat dasar pembangunan.
Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan tokoh adat dan tokoh agama setempat. Peran para pemangku adat, termasuk parabela dan perangkat masjid, sangat penting dalam mendukung kelancaran program pembangunan di daerah. (sr)
