LAMANINDO.COM, BATAUGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan melakukan penandatanganan dokumen sekaligus penyerahan sertipikat lahan kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Buton Selatan, Kamis (9/4/2026).
Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, mengatakan, penyerahan sertipikat tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan serta membawa perubahan positif bagi daerah.
Ia menyebut, ke depan Buton Selatan berpotensi menarik lebih banyak pihak untuk berkontribusi, termasuk tenaga medis yang akan menggelar kegiatan sosial seperti sunatan massal.
“Setelah itu mereka akan mempelajari kondisi wilayah Buton Selatan. Kehadiran mereka diharapkan dapat membawa perubahan bagi daerah ini,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya rencana pembangunan masjid raya di Buton Selatan yang akan didukung bantuan dari Arab Saudi. Menurutnya, sejumlah bantuan dari negara tersebut mulai terealisasi sebagai hasil dari hubungan silaturahmi yang terus dijaga.
“Sehebat dan sekuat apa pun sesuatu, yang paling kuat adalah tali silaturahmi. Itu yang harus terus kita jaga,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang menjunjung kebersamaan dan menjauhi ego, agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Buton Selatan, H. Khalifah, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan nyata melalui penyediaan lahan yang kini telah memiliki kepastian hukum.
Ia menjelaskan, sebelumnya rencana pembangunan kantor sempat tertunda karena belum adanya kejelasan lokasi lahan. Dengan penyerahan sertipikat tersebut, proses pembangunan diharapkan dapat segera dipercepat.
“Mudah-mudahan dengan adanya kepastian lahan ini, pembangunan Kantor Kementerian Agama di Buton Selatan bisa segera direalisasikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan kantor yang representatif sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya, keterbatasan fasilitas selama ini menjadi salah satu kendala dalam memberikan pelayanan optimal.
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa kondisi lahan yang cukup luas namun memiliki kontur berbukit membutuhkan proses pematangan menggunakan alat berat sebelum pembangunan dapat dimulai.
“Kami berharap adanya dukungan lanjutan, khususnya dalam pematangan lahan, agar tahapan pembangunan berikutnya dapat berjalan lancar,” katanya.
Di akhir pernyataannya, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan pelayanan selama ini serta komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan keagamaan di Kabupaten Buton Selatan. (sr)
