BerandaDAERAHButon SelatanPanen Padi Ladang di Desa Wawongi, Pemkab Buton Selatan Perkuat Ketahanan Pangan

Panen Padi Ladang di Desa Wawongi, Pemkab Buton Selatan Perkuat Ketahanan Pangan

LAMANINDO.COM, BATAUGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui kegiatan panen padi ladang yang dilaksanakan di Desa Wawongi, Kecamatan Sampolawa, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan petani lokal.

Panen padi ladang tersebut dilakukan secara seremonial di kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKN) Sangia Rauro yang memiliki luas mencapai 251 hektare, dengan area tanam padi sekitar 40 hektare. Selain sebagai momentum syukur atas hasil panen, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan serta mendorong keberlanjutan produksi pertanian.

Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Buton Selatan, La Safilin, yang hadir mewakili bupati, menegaskan komitmen Pemkab dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.

“Panen ini bukan hanya hasil kerja keras petani, tetapi juga bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Ke depan, dukungan terhadap petani akan terus ditingkatkan, baik melalui bantuan benih, penyuluhan, maupun penguatan kelembagaan,” ujar Safilin.

Pelaksanaan panen dilakukan melalui simbolisasi panen dan peninjauan langsung lahan pertanian. Realisasi tanam padi gogo dalam program ini mencakup 19 hektare di Desa Wawongi, 3 hektare di Katilombu, serta 18 hektare menggunakan bibit lokal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur terkait, di antaranya Kepala UPTD KPH La Kompa Agung S. Kusomo, Kapolsek Sampolawa Ipda Kardi, Camat Sampolawa La Ode Rahmat, Kepala Desa Wawongi La Ode Halim beserta perangkat desa, serta perwakilan TNI dari Koramil Sampolawa. Dari Dinas Pertanian, hadir Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Sampolawa Muhammad Amir yang mewakili Kabid Pangan La Mini.

Berdasarkan hasil evaluasi, produktivitas panen mencapai rata-rata 2,68 ton per hektare. Capaian tersebut dinilai menunjukkan keberhasilan program bantuan benih serta pendampingan penyuluhan kepada petani.

Selain itu, kegiatan berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Momentum panen ini juga dinilai mampu mempererat kolaborasi antarinstansi sekaligus meningkatkan motivasi petani dalam mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.

Keberhasilan panen padi ladang di Desa Wawongi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan potensi pertanian demi mendukung ketahanan pangan daerah. (sr)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer