Kota Baubau Catat Tambahan 59 Kasus HIV/Aids

0
116
screening HIV/AIds Dinas Kesehatan Baubau

LAMANINDO.COM, BAUBAU- Dinas Kesehatan Kota Baubau mencatat hingga Juli 2023 ditemukan 59 kasus baru HIV/Aids. Angkanya bertambah dibanding tahun 2022 lalu sejumlah 86 kasus.

Setiap tahun temuan terhadap salah satu penyakit pandemic paling mematikan di dunia itu terus meningkat dan paling banyak menyerang usia produktif.

Temuan kasus baru bukan saja warga Baubau, namun dari kabupaten lainnya yang sempat dirawat dan memeriksakan diri di rumah sakit maupun puskesmas di Baubau.

“Dari data yang ada 35 diantaranya berdomisili baubau sedangkan 24 lainnya dari luar wilayah, 95 persen dari mereka usia produktif”, ujar Kabid P2 Dinas Kesehatan Baubau Yuslina.

Sayangnya kata Yuslina, berdasarkan data yang ada hanya 25 orang rutin berobat mengkonsumsi Antiretroviral (ARV) selebihnya lost kontak bahkan 6 (enam) diantaranya telah meninggal dunia.

“Yang meninggal ini kebanyakan sudah Aids dan terdeteksi saat menderita sakit keras di Rumah Sakit,” tambahnya.

Pemerintah Kota Baubau terus berupaya meningkatkan temuan kasus selain cepat ditemukan semakin cepat yang bersangkutan tertangani. Populasi beresiko yang menjadi sasaran screening adalah ibu hamil, pasien tbc, lelaki seks lelaki, waria, pekerja seks komersil, pengguna narkoba suntik hingga warga binaan di lapas.

Yuslina berharap populasi beresiko bersedia memeriksakan kesehatannya ke fasilias kesehatan sehingga cepat tertangani dengan obat -obatan.

Pemerintah pun menyediakan fasilitas kesehatan yang dapat dijangkau para penderita HIV untuk berobat, selain di BLUD Palagimata juga Puskesmas Wajo. Sementara untuk screening bisa di seluruh Puskemas se Kota Baubau.(**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini