Pedasss, Harga Cabai di Baubau Makin Mahal

0
110
Disperdagrin Baubau Tekan Gejolak Kenaikan Harga Cabai

LAMANINDO.COM, BAUBAU- Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) menekan gejolak kenaikan harga cabai yang bisa memicu inflasi dengan terus memastikan ketersediaan stok dan menjaga distribusi barang.

Kepala Disperdagrin Baubau, La Ode Ali Hasan mengatakan, saat ini harga cabai keriting di sejumlah pasar mengalami kenaikan dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu perkilogram. Kemudian, harga cabai merah kecil dari Rp60 ribu naik menjadi lebih dari Rp70 ribu per kilogram.

Menurut Ali, kenaikan harga cabai ini hampir terjadi diseluruh Indonesia. Di Baubau, kenaikan dipicu karena produksi petani menurun dampak dari fenomena El- Nino.

“Sekarang ini panas berkepanjangan dampak dari El-Nino mempengaruhi tanaman cabai petani tidak bisa tumbuh dengan bagus seperti daerah lokal kita di kelurahan Ngkaring-karing, Liabuku dan Karya Baru sehingga hari ini kita berupaya masukan cabai dari luar,” kata Ali Hasan, Senin(30/10/2023).

Untuk menekan kenaikan harga cabai, Disperdagrin Baubau berupaya mendatangkan cabai dari daerah sekitar Baubau dan dari Provinsi Sulawesi Selatan sebagai upaya menjaga ketersediaan stok.

Sebelumnya kata Ali, pihaknya ingin mendatangkan cabai dari Surabaya, namun dari informasi yang diperioleh pihaknya, harganya hampir sama dengan di Sulawesi Selatan.

“Surabaya juga sekarang pesan cabai di Makassar, sehingga sekarang kita lagi focus di Makassar untuk mendatangkan cabai dalam rangka mengatasi kekosongan dan gejolak harga di pasar,” ujarnya.

Ali mengatakan, sebagai upaya menjaga kestabilan dan menekan kenaikan harga kebutuhan pokok, pihaknya terus berupaya memastikan stok selalu tersedia dan menjaga distirbusinya tetap berjalan lancar.(**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini