LAMANINDO.COM, PASARWAJO — Perayaan adat kerap kali menjadi momentum merajut kebersamaan sekaligus ruang menyampaikan kabar gembira bagi warga. Hal ini terlihat saat Wakil Bupati (Wabup) Buton, Syarifudin Saafa, hadir langsung dalam peringatan Pesta Maataano Santa Desa Galanti ke-45 yang dihelat di Desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Sabtu (31/10/2026) malam.
Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Buton ini disambut hangat oleh warga. Tak datang sendiri, Syarifudin tampak didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Buton, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton, Camat Wolowa, serta unsur Forkopimcam seperti Kapolsek dan Danramil setempat.
Mengawali sambutannya di hadapan ratusan warga yang memadati lokasi, Syarifudin menyampaikan apresiasi atas konsistensi warga merawat tradisi turun-temurun tersebut hingga mencapai usia ke-45 tahun. Ia menekankan, kemajuan suatu wilayah tidak bisa dilepaskan dari rasa hormat terhadap sejarah dan para pendahulunya.
“Selamat atas terselenggaranya peringatan Maataano Santa yang ke-45. Sebuah desa yang maju adalah desa yang selalu menghargai jasa dan perjuangan para tokoh-tokoh terdahulu,” ujar Syarifudin.
Ia berharap doa serta nilai-nilai luhur para leluhur terus membimbing masyarakat agar Desa Galanti bisa terus melangkah menjadi wilayah yang semakin mandiri, maju, dan sejahtera.
Suasana malam itu makin semarak tatkala Wakil Bupati melempar kabar gembira yang langsung disambut antusias oleh para petani. Pemerintah Kabupaten Buton tengah membidik peluang besar untuk mendongkrak perekonomian warga, salah satunya melalui sektor perkebunan tanaman nilam.
Syarifudin membocorkan bahwa dalam waktu dekat bakal ada investor swasta yang menanamkan modalnya di Buton untuk menggarap potensi komoditas bernilai ekonomis tinggi tersebut.
“Insyaallah, dalam waktu dekat akan ada investor yang masuk ke Kabupaten Buton. Kehadiran investor ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata, khususnya bagi masyarakat Desa Galanti, dan tentunya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Buton pada umumnya,” bebernya.
Pemkab Buton berharap kolaborasi apik antara pemerintah, investor, dan warga ini nantinya mampu membuka keran lapangan pekerjaan baru, mendongkrak pendapatan petani, serta mempercepat laju pembangunan di pelosok desa. (adm)
