Selasa , 10- Februari - 2026
BerandaNASIONALJadi Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Nusron Tegaskan Gotong Royong Hadapi Musibah

Jadi Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Nusron Tegaskan Gotong Royong Hadapi Musibah

LAMANINDO.COM, JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Penanggulangan Bencana Dewan Pimpinan Pusat MUI masa khidmah 2025–2030. Pengukuhan berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (07/02/2026).

Dalam sambutannya, Nusron Wahid mengajak seluruh jemaah untuk memanjatkan doa demi keselamatan bangsa di tengah berbagai bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga sebagai fondasi dalam menghadapi musibah.

“Sejak masa Presiden Soekarno, bencana dimaknai sebagai ujian persatuan dan panggilan gotong royong. Hari ini, kesinambungan gotong royong kita lanjutkan dengan pendekatan yang lebih manusiawi, partisipatif, dan berkeadilan,” ujarnya.

Menurut Nusron, pendekatan tersebut selaras dengan pemikiran Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo yang menekankan bahwa pembangunan sejati harus memanusiakan manusia. Dalam konteks kebencanaan, negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi seluruh rakyat, terutama kelompok rentan, agar mampu bangkit secara bermartabat dari setiap musibah.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan bencana dengan menempatkan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama. Salah satu langkah konkret yang diambil, lanjutnya, adalah pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang terbukti melanggar dan merusak lingkungan sehingga berkontribusi terhadap terjadinya banjir.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden. Salah satu langkah konkret beliau adalah mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar dan merusak alam sehingga menyebabkan banjir,” kata Nusron, seraya berharap pencabutan izin tersebut ditindaklanjuti melalui proses hukum.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi terhadap peran MUI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai MUI selama ini menjadi pilar stabilitas, ketenangan, kesejukan, dan toleransi, serta selalu hadir saat bangsa menghadapi berbagai tantangan.

“Selamat kepada pengurus MUI yang baru dibentuk. Seluruh umat dan rakyat Indonesia menantikan pengabdianmu, dan berharap MUI tetap tegas,” ujar Presiden.

Pengurus MUI masa khidmah 2025–2030 dikukuhkan oleh Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar. Dalam rangkaian acara tersebut, Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, membacakan Surat Keputusan Dewan Pimpinan MUI Nomor Kep-1/DP-MUI/XI/2025 tentang Susunan dan Personalia Dewan Pimpinan serta Pimpinan Dewan MUI periode 2025–2030 yang telah ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen MUI.

Kegiatan pengukuhan turut dirangkaikan dengan Dzikir Bersama bertajuk “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa”. Acara ini dihadiri Wakil Presiden ke-10 RI Jusuf Kalla, para Menteri dan Kepala Lembaga Kabinet Merah Putih, serta sekitar 58 ribu jemaah yang merupakan perwakilan MUI, pondok pesantren, dan majelis taklim se-Jabodetabek. (mw/yz)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer