LAMANINDO.COM, JAKARTA – Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios menggandeng PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk mengatasi masalah penyeberangan antarwilayah perairan. Salah satu langkah konkret dari kerja sama ini adalah memboyong armada kapal feri baru, KMP Primas dari Pontianak, guna memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus mencegah lonjakan inflasi daerah usai jajaran Pemkab Buton Selatan menggelar rapat koordinasi di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Buton Selatan, LM Ilmayang Amli menyebutkan, penambahan armada ini mendesak dilakukan lantaran minimnya prasarana kapal saat ini memicu penumpukan penumpang serta angkutan logistik harian.
“Potret kehilangan volume angkutan bulanan cukup signifikan, baik penumpang, kendaraan roda dua, maupun logistik. Jika logistik terhambat, ini bisa menaikkan angka inflasi daerah dan berdampak langsung ke masyarakat,” kata Ilmayang saat dihubungi, Rabu (23/9/2026).
Setelah mendengarkan memaparan dari Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, kata Ilmayang, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, langsung merespon dan menginstruksikan jajarannya untuk mengidentifikasi kapal-kapal yang siap dialihkan ke Buton Selatan. Rencananya, KMP Primas I dari Kalimantan salah satunya yang disiapkan untuk melayani wilayah Kadatua dan Siompu.
Kapal bantuan tersebut, lanjut Ilmayang, ditargetkan mulai bergerak dari Pontianak menuju Batauga pada kurun waktu Oktober hingga November 2026. Setibanya di lokasi pada November, skema operasional dan penetapan sub-subsidi akan dijalankan sesuai arahan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub.
Menurut Ilmayang, selain memaksimalkan rute Kadatua dan Siompu, Pemkab Buton Selatan juga memprioritaskan pembukaan lintasan penyeberangan baru ke Pulau Batuatas guna mengentaskan isolasi wilayah.
Untuk diketahui, pertemuan tingkat tinggi di Jakarta tersebut, rombongan Pemkab Buton Selatan dipimpin langsung oleh Bupati H. Muhammad Adios, didampingi Ketua DPRD Dodi Hasri, Anggota DPRD Haslimin, Kepala Bappeda La Ode Haerudin dan Kadishub LM Ilmayang Amli. Ikut pula Anggota DPR RI yang juga Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani yang akarab disapa Bang Jay. (sr)
