BerandaDAERAHButon SelatanTegaskan Pentingnya Persatuan, Mantan Ketua DPRD Buton Selatan Minta Warga Tak Terprovokasi...

Tegaskan Pentingnya Persatuan, Mantan Ketua DPRD Buton Selatan Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Etnis

LAMANINDO.COM, BATAUGA — Mantan Ketua DPRD Kabupaten Buton Selatan periode 2014–2019, La Usman menyampaikan keprihatinan atas beredarnya seruan aksi di media sosial yang mengatasnamakan salah satu etnis di Kabupaten Buton Selatan.

Usman menilai narasi yang beredar tersebut berpotensi memprovokasi masyarakat dan memunculkan dukungan terhadap gerakan dengan membawa identitas etnis tertentu.

Menurutnya, penggunaan identitas kelompok dalam sebuah gerakan perlu disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun mengganggu keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

Sebagai tokoh masyarakat Buton Selatan, Usman mengaku sangat prihatin apabila terdapat pihak-pihak yang membangun narasi yang berpotensi memecahbelah persatuan masyarakat.

“Buton Selatan dibangun dengan semangat persatuan dan rasa kekeluargaan yang sangat tinggi. Masyarakat dari tujuh kecamatan telah berikrar dan berjuang bersama untuk mekar dari Kabupaten Buton. Alhamdulillah, hasil perjuangan tersebut kini sudah dapat kita nikmati bersama,” ujar mantan politisi PAN itu kepada wartawan.

Ia menegaskan bahwa terbentuknya Kabupaten Buton Selatan merupakan hasil perjuangan kolektif masyarakat yang mengedepankan kebersamaan, persaudaraan, dan cita-cita bersama untuk membangun daerah.

Karena itu, sangat disayangkan apabila saat ini muncul narasi yang berpotensi mempertajam perbedaan identitas etnis demi memperoleh dukungan terhadap suatu gerakan tertentu.

Usman mengingatkan bahwa upaya membawa-bawa identitas etnis dalam narasi yang bersifat provokatif berpotensi merusak hubungan kekeluargaan antarmasyarakat, mengganggu stabilitas daerah, serta mengancam kehidupan sosial yang selama ini terjalin harmonis di Kabupaten Buton Selatan.

“Sekali lagi, saya menilai pola pikir seperti itu sempit, keliru, dan tidak bertanggungjawab apabila benar diarahkan untuk memprovokasi masyarakat serta mengancam persatuan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Buton Selatan untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi di media sosial yang membawa-bawa nama etnis atau kelompok masyarakat tertentu.

Usman juga mengimbau masyarakat agar tetap mengedepankan sikap dewasa, menjaga komunikasi yang baik, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur yang tepat dengan tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, perbedaan pandangan dan kepentingan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengorbankan persatuan dan keharmonisan yang telah dibangun bersama.

Persatuan dan stabilitas daerah, lanjutnya, merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Oleh karena itu, setiap pihak diharapkan dapat menahan diri, tidak menyebarkan informasi yang berpotensi memicu konflik, serta bersama-sama menjaga Kabupaten Buton Selatan tetap aman, damai, dan harmonis.

“Saya tegaskan kepada pihak atau oknum yang hendak melakukan gerakan apapun  mengatasnamakan etnis  untuk mendapat simpati atau dukungan dalam sebuah gerakan tertentu  segera hentikan. Karena itu akan mempengaruhi  tatanam kehidupan sosial yang harmonis dan dinamis serta akan menimbulkan  stabilitas daerah terganggu akibat Narasi itu,” harapnya.

Usman meminta aparat kepolisian dapat menindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku terhadap oknum yang menyebarkan isu etnis yang dapat kenimbulkan kerawanan sosial di Buton Selatan.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Buton Selatan agar tidak  terprovokasi isu yang hanya  merusak  dan menganggu stabilitas. Tetap menjalin  kehidupan  yang harmonis dan dinamis serta menjaga  persatuan dalam kerangka  keluarga Besar Buton Selatan. Satu Kata Satu Hati membangun Buton Selatan,” tandas Usman. (aga/sr)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer