Dua Mega Proyek Di Busel Diresmikan

1
413

LAMANINDO.COM, BUSEL- Dua mega proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah di Kabupaten Buton Selatan (Busel) diresmikan, Jumat (13/05/2022).

Dua mega proyek itu adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Busel dan Pelabuhan Feri Bandar Batauga.

Pembangunan RSUD Busel dikerjakan selama dua tahun dengan total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 86 miliar.

“Pada tahun 2020 yang dibangun poliklinik, rawat jalan dan empat ruang rawat inap menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 15 milar. Tahun 2021, pemerintah daerah Kabupaten Buton Selatan melengkapi seluruh unit bangunan sampai dengan pengadaan alat kesehatan menggunakan dana pinjaman daerah sekitar Rp 71 miliar,” ungkap Direktur RSUD Busel, Frederik Tangke Allo.

Kampurui, resmikan RSUD BUSEL, anggota DPD RI, anggota DPR RI, Amirul Tamim, Djarot Saiful Hidayat, Arusani, Busel, Buton Selatan
Bupati Busel, H. La Ode Arusani saat memakaikan kampurui kepada Anggota DPD RI, Amirul Tamim dan Anggota DPR RI, Djarot Saiful Hidayat pada acara peresmian RSUD Busel, Jumat (13/05/2022).

Sama halnya dengan pembangunan pelabuhan Bandar Batauga yang dibangun secara bertahap. Tahap pertama menelan anggaran Rp 10 miliar, tahap kedua tahun 2021 sebesar Rp 16 miliar. Sehingga total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 26 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Busel, Buton Selatan, Arusani, Djarot, Wiryanti, Pelabuhan Bandar Batauga
Bupati Busel, H. La Ode Arusani saat mendampingi Anggota DPR RI, Djarot Saiful Hidayat dan Ketua Bidang Pariwisata DPP PDI Perjuangan Wiryanti Sukamdani meninjau Pelabuhan Bandar Batauga.

Kepala Dinas Perhubungan Busel, Erick Octora Hibali mengatakan, Busel terdiri dari tujuh kecamatan, dimana empat kecamatan ada di kepulauan, tiga kecamatan di daratan. Hal ini menjadikan strategi pengembangan pelabuhan Bandar Batauga simbol utama transportasi di Busel. Terlebih, saat ini pemerintah daerah juga tengah membangun dua belabuhan feri yakni di Kecamatan Siompu dan Kadatua. Hal ini guna konektivitas antar pulau, antar kecamatan lebih maksimal.

Selain itu lanjut Erick, dengan beroperasinya pelabuhan Bandar Batauga ini diharapkan mampu menjadi simpul transportasi logistik yang menghubungkan Batauga, Batuatas dan bahkan sampai Maumere, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan demikian pertumbuhan ekonomi di Bumi Gajah Mada Busel juga bisa meningkat.

“Hari ini resmi mulai beroperasi. Namun pelabuhan ini masih butuh fasilitas penunjang lainnya seperti area penumpukan, pos retribusi, area pergudangan dan terminal ruang tunggu. Kami harap dengan kehadiran anggota DPR RI dan anggota DPD RI bisa membantu mendorong kekurangan ini kepada pemerintah pusat agar bisa diwujudkan di masa mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, seyogyanya yang meresmikan Pelabuhan Bandar Batauga dan RSUD Busel adalah Ketua DPR RI, Puan Maharani. Namun ada agenda penting lainnya sehingga beliau menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Busel, karena tidak sempat hadir.

Arusani, Djarot, Amirul, Lukman Abunawas
Tampak Ketua Bidang Pariwisata DPP PDI Perjuangan, Wiryanti Sukamdani, Anggota DPR RI, Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas, Anggota DPD RI, Amirul Tamim, Bupati Busel, H. La Ode Arusani, Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse dan Bupati Buteng, Samahuddin saat menghadiri peresmian RSUD Busel dan Pelabuhan Bandar Batauga Busel, Jumat (13/05/2022).

“Sebetulnya Ketua DPR RI ingin sekali hadir di sini namun mendadak tidak bisa hadir. Olehnya itu saya diutus ke sini, saya senang dan tidak bisa menolak untuk acara seperti ini, saya jawab pasti akan hadir karena ini acara yang baik, mulia menyejahterakan rakyat. Dan suatu terobosan yang baik. Belia menyampaikan mohon maaf dan kirim salam kepada warga Buton Selatan, suatu ketika beliau bisa hadir di sini,” tutur Djarot.

Dijelaskan Djarot, Busel adalah daerah kepulauan. Transportasi utamanya kapal, sehingga pelabuhan menjadi mutlak bagi masyarakat Busel.

Dengan diresmikannya dua megah proyek (RSUD) dan Pelabuhan Bandar Batauga, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku takjub dengan pembangunan Busel selama beberapa tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Bupati H. La Ode Arusani.

Menurut Djarot, pembangunan Busel saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat, padahal baru mekar tahun 2014 lalu, namun kemajuan pembangunan sudah setara dengan daerah-daerah yang lebih dulu mekar. Oleh karena itu, akan sangat rugi jika pembangunan yang telah dicanangkan H. La Ode Arusani tidak dilanjutkan. Pembangunan ini mestinya harus terus didukung di masa mendatang.

Djarot, Resmikan pelabuhan bandar batauga
Anggota DPR RI, Djarot Saiful Hidayat usai meresmikan Pelabuhan Bandar Batauga, Buton Selatan, Jumat (13/05/2022).

“Tadi kita bisa melihat gambaran pembangunan Buton Selatan ke depan itu seperti apa. Saya kaget, padahal Busel ini pemekaran 2014, belum 10 tahun dengan sentuhan beliau (Bupati Arusani) dan dibantu oleh masyarakat, Buton Selatan langsung berubah dan menuju ke jalan yang benar. Luar biasa. Ini yang dibangun adalah fasilitas dasar terlebih dahulu, seperti rumah sakit. Karena badannya harus sehat, kalau badannya sehat jiwanya juga ikut sehat,” tandas Djarot.

Untuk diketahui, selain Bupati Busel, H. La Ode Arusani, turut hadir pada acara peremian RSUD Busel dan Pelabuhan Bandar Batauga yakni Anggota DPR RI, Djarot Saiful Hidayat, Anggota DPD RI, Amirul Tamim, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Lukman Abunawas, Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, Bupati Buton Tengah, Samahudin dan Bupati Wakatobi, Haliana, serta Ketua Bidang Pariwisata DPP PDI Perjuangan, Sb. Wiryanti Sukamdani. (adm)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini