HUT Busel ke-9, Dinas Ketahanan Pangan Konsisten Tekan Inflasi dan Stunting

0
394
Masyarakat saat belanja kebutuhan pangan di stand Dinas Ketahanan Pangan Busel.

LAMANINDO.COM, BUSEL– Peringatan Hari Ulang Tahun Buton Selatan (Busel) yang ke-9 dimeriahkan dengan pameran pembangunan yang diikuti semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan di lingkup Pemkab Busel.

Setiap OPD dan kecamatan menampilkan berbagai program unggulannya, baik yang telah dilaksanakan maupun yang sementara berjalan. Selain program, instansi-instansi teknis juga menampilkan produk unggulannya maupun bentuk pelayanannya kepada masyarakat, sesuai bidangnya masing-masing.

Seperti Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), pada pameran pembangunan HUT Busel ke-9 ini, menggelar Lomba Menu Lokal yang diikuti tujuh kecamatam. Selain itu, program unggulan lainnya adalah gerakan pangan murah.

“Untuk lomba menu lokal ini bertujuan mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan-bahan tradisional menjadi hidangan makanan yang mampu memenuhi kebutuhan gizi. Targetnya, dengan keterpenuhan gizi mampu menekan angka stunting di Busel,” jelas Kepala Dinas Ketapang, Isur Hanafsah melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), Musri saat ditemui di stand pamerannya.

IMG-20230723-WA0028
Ketua TP PKK Busel, Yuniar Budiman bersama mantan Ketua TP PKK Busel yang juga anggota DPRD Busel, Hj. Ruhania Arusani saat lomba cipta menu, dalam rangkaian perayaan HUT Busel ke-9.

Sementara untuk program gerakan pangan murah, Musri menjelaskan bahwa selama pameran Dinas Ketapang bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menawarkan sejumlah kebutuhan pokok kepada masyarakat yang berkunjung, dengan harga yang relatif lebih rendah dari harga pasar.

“Momen HUT ini juga kami menggelar pangan murah bekerjasama dengan Bulog, menawarkan kebutuhan beras, gula pasir dan minyak goreng. Dan sampai dengan penutupan pameran, stok yang kami siapkan habis terjual,” ungkapnya.

Tingginya permintaan atas beras, minyak goreng, dan gula pasir membuat stok yang disediakan habis terjual sehari sebelum penutupan pameran.

Langkah ini lanjut Musri, selain menjaga stabilitas harga barang, juga menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Busel dalam upaya menekan inflasi daerah.

“Harap kami, dengan kegiatan seperti ini harga pangan tetap stabil dan bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Buton Selatan. Lebih dari itu, mampu menekan inflasi daerah,” tandasnya. (adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini