Presiden Kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional

0
126
Presiden Joko Widodo (kanan) menyematkan lencana kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kachina Ozora (kiri) saat Upacara Pengukuhan Paskibraka di Istana Negara, Selasa (15/8/2023). Presiden Joko Widodo mengukuhkan 76 Paskibraka dari 38 provinsi yang akan bertugas pada Upacara HUT ke-78 RI

LAMANINDO.COM, JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengukuhkan 76 orang putra-putri Indonesia dari 38 provinsi menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) nasional. Pengukuhan dilakukan di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (15/8/2023).

“Dengan memohon rida Allah Yang Mahakuasa, pada hari ini saya kukuhkan pasukan pengibar bendera pusaka yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2023. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara,” ucap Presiden yang bertindak sebagai pembina upacara.

Sebelum dikukuhkan oleh Presiden, Paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia. Pembacaan ikrar tersebut dipimpin Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.

Saat prosesi pengucapan ikrar, pemimpin upacara selaku perwakilan Paskibraka memegang dan meletakkannya Bendera Merah Putih di dada kirinya. Dalam pengukuhan ini pemimpin upacara diwakilkan oleh Kachina Ozora dari SMAN 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

“Ikrar Putra Indonesia

Aku mengaku putra Indonesia.

Dan berdasarkan pengakuan itu, aku mengaku bahwa aku adalah mahluk Tuhan Sang Maha Pencipta dan bersumber padanya.

Aku mengaku bertumpah darah satu, Tanah Air Indonesia.

Aku mengaku berbangsa satu, Bangsa Indonesia.

Aku mengaku bernegara satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Aku mengaku berjiwa dan berideologi satu, jiwa dan ideologi Pancasila, dan satu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Aku mengaku bertujuan satu, masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

Aku mengaku kebinekaan dalam kesatuan budaya bangsa.

Aku mengaku sebagai generasi penerus perjuangan besar kemerdekaan dengan akhlak dan ihsan menurut rida Tuhan Yang Maha Esa.

Berdasarkan pengakuan-pengakuan ini dan demi kehormatanku sebagai kader bangsa, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku untuk mengamalkan semua pengakuan ini dalam karya hidupku sehari-hari.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati niatku ini dengan taufik dan hidayah-Nya serta inayah-Nya,” demikian bunyi Ikrar Putra Indonesia.

Usai mengucapkan ikrar, pemimpin upacara mencium Sang Merah Putih diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia. Usai pengukuhan, Presiden Jokowi secara simbolis menyematkan lencana kepada Kachina sebagai tanda pengukuhan anggota Paskibraka.

Mengakhiri rangkaian pengukuhan, Presiden didampingi Ibu Negara Iriana memberikan ucapan selamat kepada seluruh Paskibra. Dilanjutkan dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Ma’ruf Amin, dan Ketua Dewan Pengarah BPIP sekaligus Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri.

Terlihat juga mendampingi Presiden yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, dan Kepala BPIP Yudian Wahyudi. Selanjutnya Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menko PMK Muhadjir Effendy.(adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini