Selasa , 10- Maret - 2026
BerandaDAERAHButon SelatanSengketa Pulau Kawi-Kawia Selesai, Bupati Buton Selatan Apresiasi Komitmen Gubernur Sulawesi Tenggara

Sengketa Pulau Kawi-Kawia Selesai, Bupati Buton Selatan Apresiasi Komitmen Gubernur Sulawesi Tenggara

LAMANINDO.COM, BATAUGA – Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, atas komitmen dan keseriusannya dalam mengawal penyelesaian persoalan sengketa Pulau Kawi-Kawia.

Hal tersebut disampaikan Adios saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi di Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Jumat (6/3/2026).

Menurut Adios, penyelesaian persoalan Pulau Kawi-Kawia tidak terlepas dari peran aktif Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang secara langsung mengawal proses koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri.

“Saya turut mendampingi dalam beberapa pertemuan bersama pihak Kementerian Dalam Negeri. Campur tangan dan keseriusan Bapak Gubernur sangat luar biasa sehingga persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat akhirnya mendapatkan kejelasan,” ujar Adios.

Ia menambahkan, perhatian pemerintah pusat dalam melihat persoalan tersebut tidak hanya berdasarkan aspek administratif semata, tetapi juga mempertimbangkan berbagai aspek lain demi tercapainya penyelesaian yang adil bagi semua pihak.

Pulau Kawi-Kawia yang berada di wilayah perairan antara Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, selama ini menjadi polemik terkait batas wilayah administratif kedua provinsi.

Adios menyebut penyelesaian persoalan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Buton Selatan. Ia menilai kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka menunjukkan komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan daerah.

“Ini merupakan kebahagiaan bagi masyarakat Buton Selatan. Kami melihat Bapak Gubernur selalu berada di jalan yang benar dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Karena itu kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Adios juga mengajak seluruh pihak untuk memaknai jabatan sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa dalam kehidupan dan pemerintahan, penting bagi semua pihak untuk saling menghargai serta tidak saling menjatuhkan.

“Dalam kehidupan ini kita tidak pernah tahu berapa lama kita hidup. Karena itu, jabatan yang diberikan harus dimanfaatkan untuk melakukan kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Allah SWT menilai manusia dari amal ibadah dan perbuatannya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa nilai kebersamaan, kejujuran, dan semangat melayani masyarakat harus terus dijaga agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (sr)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer