LAMANINDO.COM, BATAUGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan resmi memulai pembangunan Kantor Bupati melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung di Kelurahan Laompo, Kecamatan Batauga, Jumat (19/6/2026). Pembangunan kantor pemerintahan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Hugua. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Muhammad Adios mengatakan, pembangunan Kantor Bupati Buton Selatan bukan sekadar pembangunan fisik sebuah gedung, melainkan simbol kemajuan daerah dan semangat baru dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Pembangunan Kantor Bupati ini bukan sekadar pembangunan fisik gedung semata, melainkan simbol kemajuan, pemersatu, dan semangat baru bagi tata kelola pemerintahan daerah,” kata Adios dalam sambutannya.
Menurutnya, kehadiran kantor bupati yang representatif akan menjadi pusat pelayanan masyarakat, rumah aspirasi, sekaligus pusat koordinasi pemerintahan yang modern dan nyaman. Pembangunan tersebut juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja birokrasi.
Orang nomor 1 di Buton Selatan itu menjelaskan, pembangunan kantor bupati akan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 12 hektare yang berada di Kelurahan Laompo. Proyek tersebut dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 hingga 2028 sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Buton Selatan Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pembiayaan Kantor Bupati dengan Pelaksanaan Tahun Jamak.
“Gedung ini nantinya akan menjadi pusat pelayanan masyarakat dan pusat koordinasi pemerintahan yang lebih representatif, modern, serta mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang,” jelasnya.
Pembangunan kantor bupati tersebut direncanakan berlangsung selama 630 hari kalender dan ditargetkan rampung pada awal tahun 2028.
Pada kesempatan itu, Adios juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat, khususnya organisasi perangkat daerah terkait dan kontraktor pelaksana, agar menjalankan pekerjaan secara profesional, tepat waktu, tepat mutu, serta sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas selama proses pembangunan guna memastikan hasil pembangunan yang berkualitas, kokoh, dan memiliki usia pakai yang panjang.
Selain itu, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar pembangunan Kantor Bupati Buton Selatan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan di Kabupaten Buton Selatan,” pungkasnya.
Pembangunan Kantor Bupati Buton Selatan diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pusat pemerintahan daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih efektif bagi masyarakat. (sr)
