LAMANINDO.COM, BATAUGA – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Buton Selatan, Haslimin Hamsa, mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan untuk menghadirkan layanan listrik menyala 24 jam bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Program tersebut menyasar sejumlah wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan pasokan listrik, yakni Kecamatan Kadatua, Siompu, Siompu Barat, dan Batuatas.
Haslimin menilai program listrik 24 jam bukan sekadar memenuhi kebutuhan penerangan. Ketersediaan listrik yang stabil menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.
Legislator asal Kadatua ini menawarkan dua skema yang dapat ditempuh pemerintah daerah untuk merealisasikan program tersebut.
“Pertama, melalui pengadaan mesin pembangkit yang selanjutnya dapat dikerjasamakan dengan PLN. Skema ini dapat didukung melalui penganggaran dalam APBD Kabupaten Buton Selatan,” ujarnya.
Skema kedua, kata dia, yakni memanfaatkan energi terbarukan sebagai solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat kepulauan.
Menurutnya, Pemkab Buton Selatan dapat membangun sinergi dengan pemerintah pusat melalui berbagai program energi terbarukan. Dengan begitu, pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah.
“Energi terbarukan merupakan salah satu alternatif yang sangat potensial untuk wilayah kepulauan. Karena itu, pemerintah daerah perlu terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar program ini dapat segera direalisasikan,” katanya.
Haslimin mengatakan, langkah awal menuju realisasi program tersebut telah dilakukan dengan menyiapkan sejumlah lahan di tiga wilayah kepulauan yang masuk dalam rencana pengembangan infrastruktur energi.
Penyiapan lahan tersebut dinilai menjadi tahapan penting agar rencana penyediaan listrik dapat berlanjut ke proses perencanaan teknis hingga pembangunan infrastruktur.
Dia pun mendorong adanya kolaborasi antara DPRD Buton Selatan, Pemkab Buton Selatan, PLN, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat agar target listrik 24 jam dapat direalisasikan.
“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat di wilayah kepulauan dapat menikmati layanan listrik yang stabil selama 24 jam. Ini bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menyangkut pendidikan, kesehatan, aktivitas ekonomi, usaha masyarakat, hingga peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.
PKB Buton Selatan, lanjut Haslimin, siap mendukung kebijakan pemerintah daerah yang berorientasi pada pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat kepulauan.
Dengan dukungan kebijakan, penganggaran, serta sinergi antara pemerintah daerah, PLN, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat, program listrik 24 jam di wilayah kepulauan Buton Selatan diharapkan dapat segera direalisasikan. (sr)
