Kunker di Kecamatan Siompu Barat, Pj. Bupati Busel Tuntaskan Empat Agenda

0
3158
Buton Selatan, Busel, Pj Bupati, La Ode Budiman
Pj. Bupati Busel, La Ode Budiman

LAMANINDO.COM, BUSEL– Pj. Bupati Buton Selatan (Busel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Budiman melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kecamatan Siompu Barat, pada Minggu (10/9/2023).

Pada Kunkuer tersebut, Budiman menuntaskan empat agenda sekaligus, yakni meresmikan pemanfaatan pasar rakyat, meninjau lokasi sumur sebagai sumber air bersih bagi masyarakat, menyerahkan bantuan orang tua asuh pada anak dan keluarga beresiko stunting, dan meninjau proses pembangunan masjid di Desa Watuampara.

Pasar Rakyat, Kecamatan Siompu Barat, Persemian Pasar
Pj. Bupati Busel, La Ode Budiman didampingi Kadis Perindag Busel, La Hardin saat meresmikan pemanfaatan pasar rakyat Kecamtan Siompu Barat yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Resmikan Pasar Rakyat

Didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Busel, La Hardin, Pj. Bupati La Ode Budiman meresmikan pemanfaatan pasar rakyat Kecamatan Siompu Barat.

Sebelum meresmikan pasar rakyat, Budiman sempat berdialog dengan masyarakat dan para pedagang yang akan menempati lost-lost pasar.

Dari dialog itu, terungkap akan beberapa harapan msyarakat dan para pedagang yang intinya mereka mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Busel bisa membangun akses jalan yang memadai menuju pasar dan membangun area parkir kendaraan di sekitar pasar.

Menanggapi permintaan masyarakat tersebut, Pj. Bupati Budiman langsung mengintruksikan kepada jajarannya, khususnya Kepala Dinas PU Busel, La Ganefo yang juga ikut pada Kunker itu agar segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan lingkar pasar dan halaman parkirnya.

Orang nomor 1 di Busel itu meyakini dengan diresmikannya pasar rakyat ini akan mampu mendorong dan meningkatkan perputaran ekonomi di Pulau Siompu, khususnya di Kecamatan Siompu Barat.

IMG-20230910-WA0046
Pj. Bupati Busel, La Ode Budiman meninjau lokasi sumur di sekitar pasar rakyat Siompu Barat sebagai sumber air bersih bagi masyarakat dan para pedagang.

Tinjau Lokasi Sumur Sumber Air Bersih

Pada kesempatan yang sama Pj. Bupati Busel La Ode Budiman juga melihat kondisi sumur yang menjadi sumber air bersih di sekitar pasar rakyat. Ia memastikan bahwa kualitas air yang dihasilkan dari sumur tersebut memenuhi standar kebersihan dan keamanan bagi masyarakat.

Tak hanya itu Pj. Bupati Busel juga memberikan instruksi kepada Plt. Direktur PDAM Busel Nafirudin untuk mengoptimalkan distribusi air bersih ke lokasi pasar. Upaya ini bertujuan agar masyarakat dan para pedagang di sekitar pasar dapat melanjutkan aktivitas mereka tanpa kesulitan dalam mendapatkan pasokan air bersih.

Selain itu Budiman juga berkomitmen untuk terus meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber air bersih yang memadai. Ia menyadari betapa pentingnya pelayanan air bersih dalam mendukung kehidupan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu ia akan mengupayakan pengembangan infrastruktur air bersih yang lebih baik di wilayah ini.

Dengan langkah-langkah konkret ini diharapkan masalah ketersediaan air bersih di sekitar pasar rakyat dapat segera teratasi. Masyarakat dan para pedagang di lokasi pasar dapat menjalankan aktivitas mereka dengan nyaman dan tanpa khawatir akan kekurangan pasokan air bersih. “Ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung perkembangan ekonomi di Pulau Siompu, khususnya di Kecamatan Siompu Barat,” imbuhnya.

IMG_20230910_231623
Pj. Bupati Busel, La Ode Budiman didampingi Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, La Asari menyerahkan bantuan orangtua asuh stunting kepada anak dan keluarga yang beresiko stunting di Kecamatan Siompu Barat.

Serahkan Bantuan Untuk Anak dan Keluarga Beresiko Stunting

Masih di Kecamatan Siompu Barat, Pj. Bupati Busel La Ode Budiman juga menyerahkan bantuan orang tua asuh pada 50 anak dan keluarga beresiko Stunting.

Pj. Bupati Busel La Ode Budiman juga mengingatkan bahwa stunting merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Stunting adalah kondisi ketika anak memiliki pertumbuhan fisik yang terhambat dan tidak mencapai tinggi badan yang seharusnya sesuai dengan usianya.

Dalam upaya untuk mengatasi masalah stunting, pemerintah daerah bekerja sama dengan berbagai pihak dalam memberikan bantuan kepada anak-anak dan keluarga yang berisiko mengalami stunting. Program bantuan orang tua asuh ini bertujuan untuk membantu mengatasi kekurangan gizi anak serta memberikan edukasi kepada orangtua mengenai pentingnya pola makan yang sehat dan gizi seimbang.

Pj. Bupati berharap dengan adanya bantuan ini para orangtua dapat memprioritaskan penggunaan bantuan untuk membeli makanan yang bergizi untuk anak-anak mereka. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab orangtua terutama ibu dalam mengatur pola asuh dan memberikan makanan yang sehat kepada anak sejak usia 0 hingga 2 tahun.

“Ibu memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pola makan yang baik kepada anak-anaknya. Makanan yang bergizi dan seimbang sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal anak. Oleh karena itu, ibu-ibu harus memiliki pengetahuan dan kesadaran yang cukup mengenai gizi anak agar dapat memberikan makanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan nutrisi mereka,” ungkapnya.

Dengan adanya edukasi dan bantuan yang diberikan diharapkan dapat mengurangi angka stunting di Buton Selatan. Pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan kesehatan anak-anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Melalui kolaborasi dan kerja sama semua pihak diharapkan masalah stunting dapat diatasi sehingga anak-anak memiliki masa depan yang lebih baik.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini betul-betul dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi anak,” harap Budiman.

Selain itu, Budiman juga Budiman menyerahkan BKB KIT Stunting kepada Kader Desa Katampe, Desa Watuampara dan Desa Karae.

BKB KIT Stunting adalah sarana atau alat bantu penyuluhan berupa seperangkat alat permainan edukatif dan seperangkat media serta materi yang digunakan kader untuk memberikan penyuluhan kepada keluarga yang mempunyai balita.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Busel, La Asari mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan di Kecamatan Siompu Barat.

Dalam program ini, ada beberapa dinas yang terlibat sebagai penanggung jawab yakni, Dinas PU, BPKAD, Dinas Lingkungan Hidup, Disdukcapil dan BPBD. Sementara dari Sekretariat Daerah yakni Bagian Hukum, Ortala, dan Asisten Bidang Pemerintahan.

IMG-20230910-WA0033
Pj. Bupati Busel, La Ode Budiman saat meninjau pembangunan masjid Desa Watuampara.

Tinjau Pembangunan Masjid di Desa Watuampara

Selain tiga agenda di atas, satu agenda lainnya yang dilakukan Pj. Bupati Busel, La Ode Budiman di Kecamatan Siompu Barat adalah meninjau pembangunan masjid di Desa Watuampara yang sedang berlangsung. Dalam kunjungan ini Pj. Bupati memberikan apresiasi atas progres pembangunan yang telah dilakukan.

Desa Watuampara merupakan salah satu desa di Kecamatan Siompu Barat, Busel yang sedang mengembangkan infrastruktur keagamaan. Pembangunan masjid yang berlokasi di desa tersebut merupakan inisiatif masyarakat setempat untuk memperkuat hubungan keagamaan dan meningkatkan kualitas ibadah di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan tersebut Pj. Bupati La Ode Budiman didampingi oleh beberapa pejabat terkait dan tokoh agama setempat. Mereka berdiskusi dengan masyarakat dan komite pembangunan masjid untuk mengetahui perkembangan pembangunan dan mendengar harapan serta masukan dari masyarakat sekitar.

Setelah mendapatkan gambaran komprehensif tentang proyek pembangunan masjid, Pj. Bupati Buton Selatan menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada masyarakat Desa Watuampara. Ia mengakui pentingnya pengembangan infrastruktur keagamaan bagi kesejahteraan spiritual masyarakat.

Orang nomor 1 di Busel ini juga berharap agar komite pembangunan masjid terus memantau dan mengkoordinasikan tugas dengan baik agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah ditetapkan. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana yang telah dialokasikan untuk pembangunan masjid tersebut.

Budiman juga mendorong masyarakat setempat untuk terus berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan, baik melalui sumbangan dana, tenaga atau sumber daya lainnya. Ia meyakini partisipasi aktif masyarakat akan membawa dampak positif dalam mempercepat penyelesaian pembangunan masjid tersebut.

Pembangunan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah yang representatif tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan yang dapat mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan umat.

“Dengan adanya pembangunan masjid yang dilakukan oleh masyarakat Desa Watuampara diharapkan kegiatan ibadah dapat berjalan dengan lebih lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh warga setempat. Semoga pembangunan masjid ini menjadi sarana yang memperkuat kehidupan keagamaan dan spiritual masyarakat serta melahirkan generasi yang beriman dan berakhlak mulia,” tandas Budiman.

Editor: Sarmini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini