KKN di Kecamatan Kadatua, Mahasiswa Unidayan Bantu Identifikasi Potensi Ekonomi dan Rancang Strategi Pengembangannya

0
3557
Mahasiswa Unidayan yang melakukan KKN di Kecamatan Kadatua.

LAMANINDO.COM, BUSEL– Sebanyak 76 mahasiswa dari 6 Fakultas dan 13 program studi Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau melasanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kecamatan Kadatua, Kabupaten Buton Selatan (Busel).

Puluhan mahasiswa tersebut telah diterjunkan sejak Kamis (14/9/2023) lalu, dan diterima langsung Camat Kadatua, Syamsul SKM.

Pada acara serah terima mahasiswa KKN Tematik angkatan VIII tersebut, Wakil Rektor Unidayan, Rasmuin menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada seluruh mahasiswa KKN. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui program KKN.

Oleh karena iti, Rasmuin berharap agar mahasiswa dapat menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat setempat sambil mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama kuliah.

Kata Rasmiun, mahasiswa Unidayan Baubau yang terlibat KKN Tematik memiliki peranan penting dalam mewujudkan tujuan program tersebut. Mereka diharapkan mampu mengidentifikasi permasalahan yang ada di masyarakat dan mengembangkan program-program yang dapat memberikan solusi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Kadatua.

Dia juga berpesan kepada para mahasiswa agar dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari di perkuliahan dalam konteks kehidupan nyata. Selain itu, melalui program ini diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan pengalaman antara mahasiswa dan masyarakat sehingga tercipta sinergi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.

“Kegiatan KKN Tematik Unidayan Baubau di Kecamatan Kadatua menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi dapat berperan dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Dengan kolaborasi dan partisipasi aktif dari seluruh pihak terkait diharapkan program ini dapat sukses serta memberikan dampak positif yang berarti bagi masyarakat dan mahasiswa yang terlibat,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dosen Pembimbing Lapangan, La Ode Muhammad Muskur juga memberikan arahan kepada mahasiswa terkait tugas dan tanggung jawab mereka selama menjalankan KKN di Kecamatan Kadatua. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap profesionalisme berkomunikasi serta melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

Muskur menjelaskan, dalam pelaksanaan KKN Tematik ini, mahasiswa harus bekerja sama dengan masyarakat desa untuk mengidentifikasi potensi ekonomi dan merancang strategi pengembangan yang sesuai dengan kondisi lokal. Mahasiswa juga perlu melakukan pendekatan partisipatif dengan melibatkan stakeholder seperti petani pengusaha lokal dan tokoh masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.

“Salah satu contoh kegiatan yang dilakukan dalam KKN Tematik adalah pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi masyarakat desa dalam mengolah produk lokal. Mahasiswa memberikan pendampingan dan pelatihan kepada petani atau pengusaha kecil dalam hal produksi, pemasaran dan manajemen usaha. Dengan demikian diharapkan mereka dapat meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk mereka sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Muskur, KKN Tematik juga berfokus pada pemberdayaan perempuan dan pemuda desa untuk ikut serta dalam pengembangan ekonomi lokal. Misalnya dengan mengadakan pelatihan kewirausahaan manajemen keuangan dan pemasaran bagi perempuan dan pemuda desa. Mahasiswa juga dapat berperan sebagai pembimbing dan motivator pengembangan usaha kecil atau kelompok usaha bersama.

Selama pelaksanaan KKN Tematik mahasiswa juga melakukan studi kelayakan usaha untuk membantu masyarakat desa dalam menentukan jenis usaha yang dapat menguntungkan dan berkelanjutan. Hal ini meliputi analisis pasar, potensi pasar serta kebutuhan dan preferensi konsumen. Selain itu mahasiswa juga membantu dalam penyusunan rencana bisnis dan perencanaan strategis yang tematik dan berkelanjutan.

Melalui KKN Tematik diharapkan masyarakat desa dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya serta memperkuat ekonomi lokal. Selain itu kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam mengurangi kesenjangan ekonomi antara daerah perkotaan dan pedesaan. Dengan adanya keterlibatan mahasiswa sebagai agent of change diharapkan pembangunan ekonomi desa dapat berjalan secara berkelanjutan dan berdampak positif bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Camat Kadatua, Syamsul menyampaikan sambutan hangat dan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa KKN. Ia mengapresiasi keberadaan program KKN Tematik Unidayan Baubau di wilayahnya dan berharap adanya sinergi antara universitas, pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup di Kecamatan Kadatua.

Serah terima mahasiswa KKN Tematik Unidayan yang juga dihadiri para Kepala Desa se-Kecamatan Kadatua itu diharapkan dapat terbangun kolaborasi yang baik dan mampu memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Kadatua pada umumnya.

Untuk diketahui, dari 10 desa yang ada di Kecamatan Kadatua, delapan desa menjadi lokasi pelaksanaan KKN Tematik ini, yakni Desa Banabungi, Desa Banabungi Selatan, Desa Lipu, Desa Kaofe, Desa Marawali, Desa Mawambunga, Desa Waonu dan Desa Kapoa. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini