Resmikan Puskesmas Gajah Mada, Pj. Bupati: Kami Harap Masyarakat Lebih Mudah Mengakses Layanan Kesehatan

0
668
Img 20240430 195827
Pj. Bupati Busel, La Ode Budiman gunting pita peresmian Puskesmas Gajah Mada, Selasa (30/4/2024).

LAMANINDO.COM, BATAUGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan (Busel) meresmikan Puskesmas Gajah Mada di Desa Bola, Batauga, pada Selasa (30/4/2024), sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Pj Bupati Buton Selatan, La Ode Budiman, menyatakan peresmian fasilitas kesehatan ini akan memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan, terutama di Desa Poogalampa, Bola, Lampanairi, dan Kelurahan Majapahit. “Dengan diresmikannya Puskesmas Gajah Mada, kami berharap masyarakat di wilayah ini dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Budiman.

Puskesmas Gajah Mada memiliki 67 personel tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, bidan, perawat, sanitasi, gizi, dan tenaga kesehatan lingkungan. Namun, sebagian besar tenaga kesehatan berstatus pegawai tidak tetap. “Ini menjadi perhatian kami untuk memastikan kesejahteraan tenaga kesehatan, terutama mereka yang masih magang,” tambahnya.

Budiman juga menyatakan perlu adanya peningkatan fasilitas di Puskesmas, termasuk poli umum, Unit Gawat Darurat (UGD), poli gigi, laboratorium, dan K.I.A. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan jumlah fasilitas kesehatan di sini,” ucap Budiman.

Puskesmas Gajah Mada telah mulai melayani masyarakat setempat dengan jam operasional dari pukul 08.00 hingga 13.00 WITA. Pelayanan mencakup poli umum, UGD, K.I.A, laboratorium, dan apotek. Namun, layanan ibu bersalin dan UGD akan terus ditingkatkan dan direncanakan beroperasi selama 24 jam.

Kepala Puskesmas Gajah Mada, Mastun, menyebutkan bahwa mereka membutuhkan tambahan tenaga dokter, terutama untuk poli gigi. Penambahan tenaga dokter juga akan dilakukan untuk layanan kesehatan lainnya.

Mastun menyambut baik antusiasme masyarakat atas peresmian Puskesmas Gajah Mada, karena akses pelayanan kesehatan kini lebih mudah dan dekat. Sebelumnya, akses kesehatan terkendala oleh jarak tempuh yang jauh.

“Kami akan menambah tenaga kesehatan agar pelayanan 24 jam bisa terpenuhi untuk masyarakat,” ujar Mastun. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini