BerandaDAERAHButon TengahAnggaran Rp 8 Miliar Digelontorkan untuk Listrik Kadatua-Siompu, Politisi PKB: Ini Sinergi...

Anggaran Rp 8 Miliar Digelontorkan untuk Listrik Kadatua-Siompu, Politisi PKB: Ini Sinergi Nyata Demi Rakyat

LAMANINDO.COM, BATAUGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan bersama DPRD telahbmenyepakati pengalokasian anggaran sebesar Rp 8 miliar lebih dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026. Anggaran ini digelontorkan khusus untuk pengadaan unit mesin diesel (PLTD) demi menuntaskan krisis kelistrikan dan mewujudkan listrik 24 jam di wilayah kepulauan, khususnya Pulau Kadatua dan Pulau Siompu.

Ketua DPC PKB Buton Selatan Haslimin Hamsa mengungkapkan, alokasi anggaran Rp 8 miliar lebih ini merupakan buah sinergi nyata antara pihak eksekutif dan legislatif demi memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat yang selama ini terbatas akses listriknya.

“Anggaran penambahan unit mesin diesel sekitar Rp 8 miliar lebih sudah dialokasikan pada APBD Perubahan 2026. Ini sinergi nyata untuk menuntaskan krisis listrik yang selama ini dihadapi masyarakat kepulauan,” ungkap Haslimin Hamsa saat memberikan keterangan.

Proses pengadaan mesin diesel ini dijadwalkan masuk pada Desember 2026, dengan target operasional penuh pasokan listrik 24 jam nonstop dapat dirasakan masyarakat pada awal 2027.

Ketua Fraksi PKB DPRD Buton Selatan, La Suhadi

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Buton Selatan La Suhadi menegaskan, penambahan unit mesin pasokan listrik di wilayah kepulauan ini akan mengukir sejarah baru bagi pembangunan infrastruktur di Buton Selatan.

“Insyaallah pengadaan mesin diesel ini menjadi solusi konkret. Kita mencetak sejarah baru untuk listrik menyala 24 jam penuh di pulau-pulau Buton Selatan,” tegasnya.

Suhadi memaparkan, ketersediaan listrik 24 jam akan membawa multiplier effect dan perubahan multiplier pada berbagai sektor kehidupan masyarakat:

  • Sektor Pendidikan: Proses belajar-mengajar siswa di bawah naungan Dinas Pendidikan dapat berlangsung lebih optimal tanpa terkendala krisis listrik.
  • Sektor Perikanan: Para nelayan lokal terfasilitasi dengan ketersediaan fasilitas pendingin (cold storage) untuk menjaga kualitas hasil tangkapan laut.
  • Sektor Ekonomi & UMKM: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat memperpanjang jam operasional dan meningkatkan produksi usaha harian.

Lebih lanjut, Fraksi PKB mengapresiasi kepemimpinan Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, yang dinilai berkomitmen penuh merealisasikan harapan masyarakat di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

“Kita patut bersyukur, di bawah kepemimpinan Bupati Adios komitmen menghadirkan listrik 24 jam bagi masyarakat wilayah kepulauan akhirnya bisa diwujudkan,” pungkas Suhadi. (sr)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer