BerandaDAERAHButon SelatanHardiknas 2026, Bupati Buton Selatan Tekankan Pendidikan Berbasis Nilai Kemanusiaan

Hardiknas 2026, Bupati Buton Selatan Tekankan Pendidikan Berbasis Nilai Kemanusiaan

LAMANINDO.COM, BATAUGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman SMP Negeri 1 Batauga dan diikuti perwakilan siswa tingkat SD, SMP, dan SMA, serta para guru se-Kabupaten Buton Selatan.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Buton Selatan, Hj. Sitti Norma Adios. Turut hadir Wakil Bupati Buton Selatan, unsur Forkopimda, staf ahli dan asisten Setda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah kepala sekolah.

Dalam pelaksanaannya, para peserta dan undangan mengenakan pakaian adat Buton, baik pria maupun wanita, yang menambah nuansa kearifan lokal dalam peringatan tersebut.

Dalam amanatnya, Bupati H. Muhammad Adios menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum penting untuk refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam memajukan pendidikan.

“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan dengan ketulusan untuk memanusiakan manusia, menemukan serta menumbuhkembangkan potensi dan kasih sayang dalam diri setiap individu,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pemikiran Ki Hajar Dewantara sebagai landasan utama pendidikan nasional, khususnya melalui konsep sistem among yang meliputi asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan).

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan bahwa pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, membentuk watak, serta membangun peradaban yang bermartabat.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pendidikan harus mampu menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, serta bertanggung jawab.

Ia juga mengaitkan arah pembangunan pendidikan dengan visi nasional yang tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pendidikan sebagai kunci dalam membangun sumber daya manusia unggul.

“Pendidikan merupakan usaha bersama untuk menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang kuat, unggul, dan mampu membawa bangsa menjadi negara maju, makmur, dan bermartabat,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah melalui kementerian terkait terus mendorong penerapan pendekatan pembelajaran mendalam guna meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. (sr)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Populer