Wali Kota Dorong Investor Buka Pangkalan Gas di Baubau

0
145

LAMANINDO.COM, BAUBAU- Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse membuka ruang bagi investor untuk membuka pangkalan gas di Baubau.

Hal tersebut untuk mendukung program pemerintah terkait konvensi minyak tanah ke gas elpiji mengingat jatah minyak tanah di Kota Baubau terus dikurangi.

“Kita buka ruang kepada swasta dan Pemerintah daerah akan membantu dengan regulasi,” pungkas Wali Kota beberapa waktu lalu.

Monianse mengungkapkan Program konversi minyak tanah ke gas elpiji hingga kini belum dapat diterapkan karena terdapat beberapa persyaratan dan yang belum dapat dipenuhi yakni infrastruktur pangkalan gas.

Meski begitu pihaknya membuka ruang bagi pihak swasta untuk mendirikan pangkalan gas serta membackupnya dengan regulasi.

“Sampai dengan hari ini kita belum punya pangkalan, tetapi secara perlahan Pemerintah akan menarik stok minyak tanah bahkan jatah kota Baubau tidak dinaikan lagi, semakin lama semakin dikurangi, sehingga jangan sampai kebijakan beralih dari gas ke minyak tanah ke gas dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk menaikan harga,” tambahnya.

Tidak dipungkiri masih banyak warganya yang takut menggunakan gas elpiji. Namun diharapakan kedepan masyarakat Kota Baubau dapat beralih menggunakan gas untuk memasak pangan sehari-hari apalagi berdasarkan perhitungan penggunaan gas sedikit lebih hemat dibandingkan minyak tanah.

Wali kota tak menampik disaat-saat tertentu menjelang akhir tahun dan hari besar keagamaan kerap ada isu minyak tanah hilang oleh sebagian oknum.

Hal itu kerap dimainkan pihak tak bertanggungjawab untuk menaikan harga yang pada akhirnya membuat kegaduhan public utamanya kaum emak-emak yang menjadikan minyak tanah sebagai salah satu kebutuhan vital dapur rumah tangga.

Sementara data lama jumlah pangkalan se Kota Baubau ada 63 unit terbagi di sejumlah kelurahan. Ditingkat pangkalan rata-rata jatah warga 2 liter per Kepala Keluarga (KK) karena terbatasnya pasokan dengan harga Rp 5.000/liter. (***)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini